Semut dan Langit

Semut-semut itu terheran
Kala melihat langit yang berubah-ubah
Sesekali langit membakar marah
Lalu tiba-tiba merindu sendu

Semut lain ketakutan
Saat langit bersikap dingin
Membekukan hati, membuat kaku,
Dan tak bisa merasa apa-apa

Yang lain lagi terkekeh
Sambil disentuh girang air langit
Sambil bersapa dan menggali tanah
Walau hanya beberapa

Lainnya lagi melongo
Melihat langit hari ini tersenyum manja
Dengan wajah sedikit kemerahan
Tanpa dempul bedak dan gincu

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s