Hujan

Musim hujan ini
Adalah yang terpanjang
Di dalam hidupku,
Juga hidupmu

Mungkin kamu sudah muak, Sayang
Mungkin kamu sudah lelah
Dan berharap matari dan kemarau
Segera datang menghangatkan tubuhmu

Ketika ia datang,
Kamu dapat dengan cepat
Menyeka tetesan air di kaca rumahmu,
Lalu berjemur telentang di halaman

Sedangkan aku,
Masih merasakan rintik hujan itu,
Masih terbasahi dinginnya tetes air,
Dan tenggelam dalam ombak utara

Ingin rasanya kuusir matari itu pergi
Karena aku takut,
Ia hanya anti-tesis sementara dari dinginnya hujan
Yang sebenarnya akan membuatmu mati kekeringan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s