Generasi Aku

Hidup di zaman ini, adalah hidup di zaman cahaya lampu. Zaman dimana setiap titik dihadiri oleh kilau lampu. Semua bersinar dari berbagai tempat. Dari sebuah tiang tinggi, sisi atas dinding, tempat berpijak, kotak gawai, hingga kaca di samping lensa. Zaman modern yang tak mempersilahkan adanya sudut yang tak disorot. Ketika ada yang mati dan kegelapan muncul, banyak yang berteriak. Teriakan ketakutan.

Apa yang sebenarnya mereka takutkan? Mereka takut akan kebutaan, ketidakpastian, atau mungkin kehadiran makhluk asing di sekitar mereka. Mereka merasa tidak berdaya terhadap situasi dan kondisi yang menyelimutinya. Mereka merasa tidak aman berada di tempat yang sebenarnya juga rumah mereka sendiri. Mereka lupa bahwa daratan yang mereka injak saat ini, tak berbeda dengan daratan yang mereka injak sebelum kegelapan itu muncul. Dinding besar yang melindungi juga seakan sirna. Tak ada dan tak nyata. Semua menjadi kacau karena seakan kehilangan visi. Visi untuk melihat segala yang terjadi di luar sana.

Benarkah itu yang mereka takutkan? Benarkah hanya tentang rasa, kondisi, dan persepsi? Atau yang sebenarnya mereka takutkan adalah ketiadaan? Ketiadaan diri di dunia. Saat mereka dianggap tidak nyata, tidak terlihat, juga tidak eksis. Padahal apresiasi, penghargaan, pengakuan, dan eksistensi adalah yang utama bagi mereka. Popularitas melalui jempol, hati, dan kicauan adalah sumber energi. Absennya hal-hal tersebut akan membuat jiwa mereka mati. Mereka akan marah, meraung, dan bergerilya untuk mencari cahaya. Untuk menerangi kegelapan yang ada. Untuk menghapus rasa kosong di dalam diri.

Ini adalah cerminan generasi saat ini. Generasi ‘Aku’. Aku yang harus ada. Aku yang harus terlihat. Aku yang menjadi fokus. Aku sumber kehidupan. Aku matahari dunia. “Aku!”.

Sayangnya aku sendiri lupa, bahwa aku ternyata juga bagian dari mereka. Aku adalah bagian dari ‘Generasi Aku’.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s